Login untuk menyimpan progres belajar dan fitur lengkap. Login

Doa Nabi Yunus Ketika Menghadapi Kesulitan

لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّى كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ

LAA ILAAHA ILLAA ANTA SUBHAANAKA INNII KUNTU MINAZH ZHOOLIMIIN.

Artinya: Tidak ada Rabb yang berhak disembah kecuali Engkau, Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk diantara orang-orang yang berbuat aniaya. (QS. Al-Anbiya’: 87)

Di dalam Jaami’ At-Tirmidzi dan Shahih Al-Hakim, disebutkan dari Sa’ad bin Abi Waqqash, bahwasanya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

 

دَعْوَةُ ذِى النُّونِ إِذْ دَعَا وَهُوَ فِى بَطْنِ الْحُوتِ

 لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّى كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ.

 فَإِنَّهُ لَمْ يَدْعُ بِهَا رَجُلٌ مُسْلِمٌ فِى شَىْءٍ قَطُّ إِلاَّ اسْتَجَابَ اللَّهُ لَهُ

Doa Dzun Nuun (Nabi Yunus) saat berada dalam perut ikan besar adalah LAA ILAAHA ILLAA ANTA SUBHAANAKA INNII KUNTU MINAZH ZHOOLIMIIN. Sungguh, tidaklah orang muslim berdoa dengannya dalam urusan apa pun, melainkan Allah akan mengabulkan doanya.” (HR. Tirmidzi, no. 3500; Al-Haakim, 1:505, 2:382; An-Nasai dalam Amal Al-Yaum, no. 655; Ahmad, no. 1462; Abu Ya’la, 2:110; Ath-Thabrani, no. 124 dengan sanad hasan)

Disebutkan dalam Al-Mustadrak karya Al-Hakim, dari Sa’ad, dari Nabi, beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Maukah kalian kuberitahu sesuatu yang jika seseorang ditimpa suatu urusan yang menggelisahkan lalu ia berdoa dengannya, maka Allah akan memberinya jalan keluar? Yang beliau maksud adalah doa Dzun Nuun (Nabi Yunus).” (HR. Al-Hakim, 1:505, 2:382)

Di dalam Shahih Al-Hakim, dari Sa’ad, ia mendengar Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Maukah kutunjukkan pada nama Allah yang agung (ismullah al-a’zhom). Itulah doa Nabi Yunus.” Salah seorang bertanya, “Apakah doa ini khusus untuk Yunus?” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Tidakkah engkau mendengar firman Allah,

فَٱسْتَجَبْنَا لَهُۥ وَنَجَّيْنَٰهُ مِنَ ٱلْغَمِّ ۚ وَكَذَٰلِكَ نُۨجِى ٱلْمُؤْمِنِينَ

Maka Kami kabulkan doanya dan Kami selamatkan dia dari kedukaan. Demikianlah Kami menyelamatkan orang-orang yang beriman.” (QS. Al-Anbiya’: 88)? Maka setiap muslim yang berdoa dengan doa tersebut ketika sedang sakit, ia membacanya sebanyak 40 kali, lalu ternyata ia meninggal dunia, maka dia mendapatkan pahala orang yang mati syahid. Adapun jika ia sembuh, maka ia sembuh dalam keadaan dosanya terampuni.” (HR. Al-Hakim dalam Al-Mustadrak, 1:505-506)